Bakti Sosial Pengobatan Homeopathy di Kersamaju, Tasikmalaya

Medical Program

Bakti Sosial Pengobatan Homeopathy di Kersamaju, Tasikmalaya

Sebanyak 478 warga masyarakat Desa Kersamaju, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya terlayani pengobatan homeopathy dalam Bakti Sosial Pengobatan Homeopathy yang diselenggarakan oleh Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya dan Soksi Kab. Tasikmalaya bekerjasama dengan Humanity First Indonesia, Kamis (16/2/2017).
Bertempat di aula olahraga yang bersebelahan dengan Kantor Desa Kersamaju, 30 anggota tim pengobatan Homeopathy Tasikmalaya yang merupakan relawan Humanity First Indonesia mulai memberikan pelayanan pengobatan mulai pukul 08.30-16.00 WIB. Ini merupakan kegiatan kedua kali bagi tim pengobatan homeopathy Tasikmalaya pada tahun 2017.

Bagi Lembaga Kajian Pengembangan SDM NU (Lakpesdam NU) sendiri kegiatan tersebut merupakan bagian dari program masyarakat inklusi yang telah berjalan sejak tahun 2016 di Desa Kersamaju. Dalam sambutannya Azat Sudrajat menyampaikan:

“Selama ini kami mengadakan kegiatan berupa pelatihan, seminar, workshop dan kajian-kajian bagi masyarakat Desa Kersamaju, kegiatan bakti sosial ini sebagai bagian program Desa Inklusi dari Lakpesdam”.

Dalam akhir sambutannya pria yang aktif di PMII Kota Tasikmalaya ini menegaskan “Bakti Sosial ini merupakan ikhtiar dari Lakpesdam dalam membangun masyarakat”.

Enuh Nuhdin, Kepala Desa Kersamaju dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerjasama Lakpesdam, Soksi dan HF dalam kegiatan ini:

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat”, tuturnya.

Sementara itu Drs. Ery Purwanto, M.Si, Ketua Depicab Soski (Serikat Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Kab. Tasikmalaya menyampakan pesan kepada warga masyarakat yang hadir dalam pengobatan:

“Bakti sosial ini sebagai solusi pelayanan kesehatan, warga yang harus berobat ke pusat kota terdekat yaitu Garut tentu harus mengeluarkan biaya mahal, sementara pelayanan kesehatan gratis ke pusat pemerintahan kabupaten harus mengeluarkan biaya karena jaraknya jauh dari desa”.

Pria yang juga merupakan ketua Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya menambahkan: “Kami hanya dapat menyediakan 400 kupon pengobatan karena keterbatasan, semoga yang datang berobat dapat sehat kembali”.

Sebelum pelaksanaan kegiatan pengobatan berlangsung Mln. Aang Khunaefi, praktisi homeopathy sejak tahun 2002 ini memberikan penyuluhan singkat mengenai apa itu homeopathy dan bagaimana mengkonsumsi obat homeopathy. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan beberapa poin mengenai pengobatan homeopathy, bahwa homeopathy merupakan sistem pengobatan yang diperekenalkan oleh dr. Hahnemman dari Jerman. Bahan obat homeopathy berasal dari alam yang aman di konsumsi tumbuh dan tanpa efek samping, pengobatan homeopathy telah banyak digunakan di negara maju dan sudah umum bagi negara-negara tetangga kita, cara homeopathy berbeda dengan cara minum obat kimia dan penyimpanan obat juga harus khusus agar kualitasnya dapat terjaga dan terakhir beliau menyampaikan selama 15 tahun menjadi praktisi homeopathy telah banyak pengalamannya pasien yang mendapat kesembuhan dari obat homeopathy yang direkomendasikannnya.

Mln. Aang Khunaefi sebelum menutup pemaparannya menyampaikan bahwa untuk Kabupaten Tasikmalaya sudah ada beberapa program pengobatan lain yang diagendakan, sebelum kegiatan di Kersamaju pada bulan Januari warga di kampung Mandala, Kecamatan Ciawi telah mendapat mendapat pengobatan homeopathy.

Kegiatan bakti sosial tersebut sangat diharapkan bagi Desa Kersamaju sendiri yang secara geografis berada di perbatasan kabupaten Tasikmalaya dan kabupaten Garut, ditambah fasilitas kesehatan yang minim dan jarak yang jauh dari pusat kota, maka akses pelayanan kesehatan menjadi hal yang vital bagi kebutuhan dasar mereka. Kemudian dengan anggaran kabupaten Tasikmalaya dalam bidang kesehatan yang tidak ideal maka program kerjasama bakti sosial yang terselenggara berkat kerjasama Soksi, Lakesdam dan HFIdn ini merupakan salah satu solusi dari keterbatasan kemampuan pelayanan kesehatan dari pemerintah. Kegiatan tersebut merupakan wujud dari peran Ormas dan lembaga kemasyarakat dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial dalam pemerataaan pelayanan bidang kesehatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi warga yang ada di Desa Kersamaju.

[Doni Sutriana, relawan HFIdn Tasik]

Leave a Reply