FUN WALK HFIdn, Ajak Masyarakat Hidup Sehat Lewat Toilet Sehat

Dalam rangka memperingati Hari Toilet Sedunia (World Toilet Day), Humanity First Indonesia (HFIdn) telah membuat suatu kegiatan yang tak biasa. Project Toilet Sehat HFIdn. Memang tak banyak dari masyarakat kita yang tahu tentang Hari Toilet Sedunia atau World Toilet Day. Faktanya, Hari Toilet Sedunia ini adalah salah satu program yang dicetuskan PBB (Persatuan Bangsa-bangsa) dan diperingati dunia setiap 19 November.

FUN WALK HFIdn, Ajak Masyarakat Hidup Sehat Lewat Toilet Sehat

Oleh : Husna Farah

Waktu baru menunjukkan pukul 6 pagi. Nabella bersama suami dan kedua jagoan kecilnya sudah berpakaian serba biru, berdiri di depan sebuah patung kuda, siap untuk mengikuti Fun Walk. Bersama ratusan orang lainnya, keluarga kecil ini berjalan santai di kawasan Car Free Day Jakarta.

Fun Walk, Project Toilet Sehat HFIdn

Minggu pagi bagi mayoritas warga Ibu Kota mungkin adalah waktu yang indah bergumul dibalik selimut. Namun, sebagian orang memilih menikmatinya di jalan. Seperti ratusan orang dengan pakaian serba biru pada Minggu pagi (15/11) kemarin mewarnai kawasan Car Free Day Jakarta. Ada replika kotoran manusia dikejar oleh orang-orang yang membawa sikat toilet, gayung. Ada apa gerangan?
IMG-20151115-WA0047

Mengapa perlu ada peringatan Hari Toilet Sedunia?
Setiap orang di mana pun berhak memiliki akses toilet bersih, sehat, aman, dan tentunya sanitasi yang layak. Sayangnya, hal itu masih luput dari perhatian kebanyakan masyarakat kita. Faktanya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki toilet yang layak. Contohnya dapat kita lihat di sebuah daerah di pinggir ibu kota, Tangerang. Salah satu sekolah di sana adalah SDN Pabuaran 2 kecamatan Jayanti, Tangerang. Tak hanya fasilitas toilet kurang layak, para warga sekolah ini juga kurang pengetahuan tentang sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, HFIdn tergerak untuk merenovasi fasilitas toilet dan memberikan edukasi kepada mereka yang telah dilaksanakan pada 31 Oktober 2015 lalu.

Jpeg

Menurut UNICEF, sekitar 40 juta orang di Indonesia masih melakukan buang air besar (BAB) sembarangan. Untuk itu, HFIdn bergerak, menyerukan tindakan yang mendesak, agar dapat menimbulkan kesadaran mengenai tantangan sanitasi global dan melibatkan orang-orang dengan masalah sanitasi di komunitas lokal mereka untuk mengakhiri krisis sanitasi.

Toilet Bersih, Hidup Sehat
Tak kurang dari 350 orang berpartisipasi dalam gerak jalan yang dimulai dari Patung Kuda Indosat hingga bundaran HI (Hotel Indonesia) ini. Selain HFIdn, peserta yang terlibat ada mahasiswa dari beberapa kampus di Jakarta yang tergabung dalam relawan Humanity First Indonesia, serta masyarakat umum yang spontan mengikuti parade.
IMG-20151115-WA0036
Berbagai kesan menarik datang dari peserta maupun penyelenggara Fun Walk. Menurut salah satu volunter dan orator dalam acara ini, Jefta, perilaku hidup sehat dan sanitasi amatlah penting. “Aku ingin memberi tahu orang bahwa ‘Mari hidup bersih, mari hidup sehat’. Kalau sudah bersih, otomatis bakal sehat. Kalau sudah sehat, angka kesehatan akan meningkat dan aku turut senang dapat berperan dalam membuat insan penerus bangsa bisa bersih dan sehat.” kata mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia ini. Ia pun berharap agar ada kegiatan lanjutan dari project ini dengan interval waktu yang terkontrol.

Harapan senada juga diungkapkan ketua penyelenggara Project Toilet Sehat, Bowo. “Kami akan coba open recruitment dari mahasiswa-mahasiswa di seluruh Indonesia untuk membantu kami dalam menjalankan program roll out lanjutan, yaitu mendekatkan akses sanitasi yang baik berupa toilet bersih dan sehat ke beberapa sekolah dasar rawan sanitasi di seluruh Indonesia. Insya Allah akan mulai efektif berjalan di awal 2016.” paparnya.

Ibah, host acara ini, mengungkapkan keseruan yang saksikan sepanjang acara. “Seru banget! Sebenarnya, keseruannya di luar perkiraan kita. Volunternya semangat sekali!”

Salah satu peserta, Nabella bersama suami dan kedua putranya mengungkapkan tujuannya mengikuti Fun Walk ini. “Yang pasti mau meramaikan acaranya. Bawa anak-anak untuk kenal lingkungan juga.” ungkapnya. Bagi ibu rumah tangga satu ini, satu bentuk kepedulian yang dapat ia lakukan saat ini adalah dengan pelan-pelan berbenah diri bahwa sanitasi adalah kesadaran diri sendiri. Hal itu dapat ia lakukan dengan mengusahakan toilet di rumahnya selalu bersih demi kesehatan keluarga juga.

Salah satu yang menarik perhatian masyarakat sekitar adalah maskot yang dibawa pada Fun Walk kali ini. Maskot ini berupa replika kotoran manusia berukuran besar yang dikejar-kejar oleh para peserta yang membawa sikat toilet dan gayung melintas di kawasan Car Free Day. “Tujuan dari perumpamaan ini adalah agar praktik-praktik buang air besar sembarangan yang diwakili oleh kotoran manusia dapat kita lawan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dengan selalu buang air besar pada tempatnya, yaitu toilet yang bersih dan sehat serta juga selalu melakukan kegiatan cuci tangan dengan sabun.” Jelas Bowo.

Jpeg

Leave a Reply