Perpisahan Kaka Asuh dengan Adik Panti Nurul Ikhwan

Orphan Care Program

Jalan-jalan ke Ragunan Akhiri Kebersamaan Kaka Asuh dan Adik Panti Nurul Ikhwan

Dua tahun. Bukan waktu sebentar untuk mengukir kenangan, bersama adik panti di Yayasan Panti Asuhan Nurul Ikhwan. Dua tahun sudah Kaka Asuh mendedikasikan semangat, waktu dan ilmu mereka kepada 20 adik panti. Kelas Bahasa Inggris, Kelas Keterampilan, Kelas Komputer menjadi saksi bertaburnya kasih sayang, antara Kaka dan Adik yang awalnya tidak saling mengenal.

Sabtu pagi, rutinitas bangunkan beberapa adik panti yang masih lelap merupakan hiburan tersendiri untuk Kaka Asuh.  Perkelahian antara adik A dan B menjadi “pertunjukkan gratis” rutin untuk menyambut Kaka Asuh. Tingkah manja mereka kepada Kaka Favorit nya masing-masing, tingkah jahil mereka, tingkah jengkel mereka semua dikemas pada Sabtu pagi bersama Kaka Asuh. Benar kata pepatah, manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan.

Sabtu, (01/04) pukul 06.00 bus berdiri gagah di kawasan Bukit Cirendeu berdekatan dengan lokasi panti Nurul Ikhwan. Satu per satu Kaka Asuh dan Adik Panti masuk mobil wisata dengan canda dan tawa khas mereka. Air mineral menjadi teman perbincangan dan perjalanan selama satu jam ke Ragunan Jakarta. Sampai di pintu masuk, patung monyet cukup menyita perhatian Adik panti. Teriakan dan rasa penasaran mereka untuk segera melihat “saudara jauh” sangat jelas terlihat.

Pendopo I sudah siap ketika Kaka Asuh dan Adik Panti sampai di lokasi. Banner nuansa orange dan goresan RELAWAN di punggung baju biru Kaka Asuh melupakan kenyataan bahwa kami akan berpisah.

Well, sambutan dari Chairman Humanity First Indonesia, Kandali Ahmad Lubis dan pengurus panti Ka Lili sapaan akrabnya membuka acara Jalan-Jalan Kaka Asuh bersama Adik Panti Nurul Ikhwan. Kemarin, hadir pula perwakilan Pengurus Lajnah Imaillah Indonesia (PPLI), Ibu Rahmatullah Umah untuk memberikan motivasi kepada Adik Panti. “Bermimpi itu gratis. Jadi, mimpilah setinggi mungkin dan raih mimpi itu dengan segala usaha,” ujarnya dalam sambutan.

Empat adik panti dengan pakaian silat serba putih, serta properti golok cukup menyita perhatian seluruh Kaka Asuh dan tamu undangan. Pertunjukkan yang cukup menegangkan dengan ayunan golok yang dimainkan adik Hendri, Rizal, Bebeh dan Ilham ikut menggoyang suasana panggung. Kelincahan mereka adu silat diiringi lagu khas Betawi menambah keriuhan dan rasa bangga seluruh pasang mata yang hadir. Bakat mereka yang tidak banyak diketahui Kaka Asuh merupakan kejutan manis yang sangat apik! Puisi dari adik Devina untuk Kaka Asuh menutup manis kejutan kecil nan bermakna dari adik panti.

Masih ingat dengan Project O? Ya, Program charity untuk membantu anak-anak kurang beruntung di Indonesia. Project O merupakan main event dari teman-teman mahasiswa Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) RMIT. Sebelumnya, teman-teman Project O juga ikut hadir untuk mengajarkan adik panti Nurul Ikhwan. Mereka berbagi pengalaman serta ilmu selama belajar di Australia. Bantuan 10.000.000 telah didonasikan kepada Panti Nurul Ikhwan. Chairman Humanity First Indonesia, Kandali Ahmad Lubis mewakili tim Project O untuk memberikan langsung kepada pengurus Panti Asuhan Nurul Ikhwan.

Perlombaan ranking satu, makan kerupuk dan pipa ping pong menambah suasana Pendopo I makin meriah. Tidak lupa, selempang kategori untuk Adik Terbaik adalah Devina, Adik Teramah Rahmat, Adik Terlucu oleh Fajri, Adik Terajin oleh Bebeh diberikan langsung dari Ka Atok Sunarto sebagai Manager Project. Selain untuk adik panti, apresiasi untuk Kaka Asuh yang dinilai Adik Panti dimenangkan oleh Ka Irfan sebagai Kaka Terfavorit dan Ka Lulu sebagai Kaka Terajin. Selamat ya!!

Keseruan jalan-jalan bersama Adik Panti tidak berhenti di sana, keliling Ragunan Jakarta didampingi Kaka Asuh menjadi penutup kebersamaan Project Kaka Asuh bersama adik Panti Nurul Ikhwan. Perjalanan singkat tamasya ke Ragunan Jakarta, mengiringi langkah 17 Kaka Asuh untuk melepas adik panti.

Well, perpisahan mengajarkan kita untuk menghargai bahwa setiap detik kebersamaan adalah anugerah yang tidak boleh disia-siakan. But, perpisahan bukan berarti berhenti menyatukan hati Kaka Asuh kepada Adik Panti Nurul Ikhwan. Kaka Asuh tidak akan berhenti menebarkan spirit kasih sayang kepada adik-adik panti. So, tunggu Roadshow KAKA ASUH berikutnya ya!

Kira-kira panti mana lagi yang akan kita sambangi? Ikuti terus kanal Humanity First Indonesia di Instagram, Twitter, Facebook dan Line ya!!

Leave a Reply