News

Pengobatan Gratis

Pengobatan Massal Homeopathy di Suku Dayak Indramayu

Oleh : Bintang Karmila

Editor : Fatimah Zahrah

“Obat itu belum habis saya konsumsi kondisi kesehatan saya sudah berubah, saya bisa normal kembali” kalimat itu yang diucapkan sebagai testimoni terhadap keampuhan obat homeopathy oleh Sugianto Kapolsek Indramayu yang menghadiri kegiatan bakti sosial Pengobatan Massal Homeopathy di Dayak Bumi Seghandu Losarang Kabupaten Indramayu.

Kegiatan Pengobatan Homeopathy Massal yang diusung oleh Jemaat Indramayu dan didukung oleh kerjasama Humanity First Indonesia sektor Kesehatan dan Departemen Homeopathy Nasional ini menarik banyak pasien di daerah tersebut, tercatat sekitar seratus enampuluh warga mengikuti kegiatan bakti sosial ini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Mei 2015 ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan gratis yang dapat membantu warga di daerah yang jauh dari jangkauan medis pemerintah ataupun swasta.

“Tujuan utamanya yaitu hanya kemanusiaan, bahwa kita harus berguna, karna masyarakat membutuhkan pengobatan yang gratis, dan kegiatan ini harus simultan karna permintaan sudah banyak” ucap dr. Engkun relawan Humanity First Indonesia dari Cirebon.

Suku Dayak Losarang ini sudah berada di Indramayu sejak tahun 1970-an, dan pada tahun 1982 suku ini bernama Jaka Utama, sebelum reformasi pada tahun 1996 suku bernama Dayak Siswa namun pada tahun 2000an barulah suku ini bernama Dayak Bumi Segandhu walaupun suku Dayak ini tidak ada hubungannya dengan Dayak di Kalimantan.

“Mayoritas penyakit yang muncul yaitu sakit mata, pusing kemudian rematik, dan asam urat” ucap pak Buldan Burhanudin seorang homeopath yang bertugas di baksos tersebut. Karna penyakit tersebut hampir dikeluhkan oleh seluruh pasien pak Buldan bertanya kepada Juru bicara Suku Dayak Bumi Segandhu disebutkan bahwa Suku Dayak Bumi segandu memiliki ritual yang unik yaitu merendam diri dari tengah malam hingga pagi hari serta dilanjutkan melihat matahari pada waktu tengah hari, maka tak salah jika banyak pasien yang mengeluhkan sakit di mata dan persendian.

“Acara pengobatan ini merupakan sebuah kesyukuran, karna hanya memiliki niat membantu, dan kita pun harus menyatu, menjadi sebuah kesatuan agar menjadi berguna bagi masyarakat” ucap pak Rusdi selaku juru bicara suku Dayak Bumi Segnadhu Losarang, Indramayu. (Bintang)

Leave a Reply