SMP Amal Bakti Jadi Target ke-2

Knowledge For Life

SMP Amal Bakti Jadi Target Project Knowledge For Life ke-2

Ketika menghadiri peresmian lab komputer di SMA AL Wahid, Dr.Mahmood Qureshi sebagai Operasional Director Humanity First  (HF USA) menuturkan, bahwa bantuan pusat komputer untuk sekolah diharapkan dapat meningkatkan pendidikan dan pembelajaran para siswa. “Kita tahu bahwa Allah SWT telah memberikan kita banyak alat untuk meningkatkan diri kita dalam pengetahuan,” jelasnya.

Misi kami berlanjut. HF Indonesia melalui Project Knowledge For Life  kini melakukan perjalanan menuju Desa Manislor. Setelah berhasil melakukan bantuan komputer untuk SMA AL Wahid, Jumat (5/01) Hf Indonesia menyambangi SMP Amal Bakti, Desa Manislor Kabupaten Kuningan. Bantuan komputer ini secara resmi diberikan oleh HF USA bekerjasama dengan HF Indonesia. Peresmian tersebut diwakili oleh Ahmad Masihudin, Vice President HF Indonesia.

15 komputer dan satu server tertata rapi di ruang lab komputer. Stiker berlogo Humanity First merekat di balik layar komputer SMP Amal Bakti. Kini, mereka memiliki 20 komputer siap pakai. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) siap mereka hadapi. Setelah sebelumnya menumpang di sekolah lain untuk melakukan UNBK, 2019 mendatang mereka UNBK di sekolah sendiri.

SMP Amal Bakti, merupakan sekolah milik Ahmadiyah yang sudah berdiri sejak 1985. Sebelumnya, banyak anak-anak di Desa Manislor kesulitan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan, khususnya tingkat SMP. Keterbatasan biaya dan perjalanan jauh yang ditempuh merupakan kendala utama bagi warga di Desa Manislor. Hingga lahir lah sebuah pemikiran dari para tokoh Ahmadiyah Desa Manislor untuk membuat sekolah SMP Amal Bakti. “alhamdulillah, pada tahun 1985 sekolah ini bisa didirikan,” ujar Mustopa, Kepala Sekolah SMP Amal Bakti.

Pada saat berdiri, sekolah hanya memiliki fasilitas seadanya. Dua lokal ruang kelas dengan 18 murid mereka jalankan. Hingga berjalannya waktu, tahun ke tahun SMP Amal Bakti kini memiliki fasilitas yang cukup memadai. Sekolah ini menyediakan fasilitas belajar pengetahuan umum dan keagamaan yang cukup mendalam untuk para siswa. “Baik itu Alquran, Hadits, bacaan solat dan lainnya kami ajarkan di sini,” lanjut Mustopa. Saat ini, status SMP Amal Bakti di Desa Manislor masuk Akreditasi A.

Pada tahun 2002, Pemerintah mulai melirik SMP Amal Bakti. Bantuan berupa penambahan ruang kelas hingga enam lokal diberikan Pemerintah, berikut meja, papan tulis dan kursi. Selain bantuan dari Pemerintah, sekolah ini juga dibantu oleh Pengurus Besar (PB) Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) berupa bantuan operasional setiap bulannya. Hal ini untuk melengkap sarana dan pra sarana SMP Amal Bakti.

Sarana dan pra sarana memang tidak lepas dari ruang lab komputer. Sekolah menjadi tolak ukur perkembangan siswa jika memiliki fasilitas lengkap. Hal ini akan berpengaruh pada tumbuh kembang siswa. Ruang lab komputer khususnya, menjadi hal terpenting bagi siswa masa kini. 10 unit komputer di SMP Amal Bakti, menjadi kendala bagi sekolah karena siswa harus bergantian memakai saat pelajaran di mulai. Belum lagi kerusakan materil beberapa unit komputer, saat itu hanya menyisakan lima unit yang bisa digunakan. Melihat kondisi ini, Project Knowledge For Life HF Indonesia bekerjasama dengan HF USA memutuskan untuk membantu SMP Amal Bakti, dalam pemenuhan komputer.

Alhamdulillah, dengan bantuan komputer yang diberi HF ini kegiatan pembelajaran Teknologi Komunikasi Informasi (TIK) dapat berjalan dengan lancar. Anak-anak tidak lagi menunggu antrian untuk belajar komputer. Mereka kini bisa langsung belajar praktik komputer di ruang lab. Komputer dari HF ini juga sudah modern, spesifikasi nya sudah canggih. Jadi bisa langsung digunakan untuk UNBK,” tutur Mustopa.

Sukses meresmikan pemenuhan komputer di dua sekolah (SMA AL Wahid dan SMP Amal Bakti), HF Indonesia dan Knowledge For Life akan melakukan perjalanan kemanusiaan kembali untuk meningkatkan pendidikan umat manusia. Dukung program-program kemanusiaan HF Indonesia lainnya yuk Sahabat HF!

Leave a Reply