Tag: Aceh

head_Pembagian daging Kurban di Aceh
ARTICLEFOOD SECURITY

Hewan Kurban HF Menjangkau Wilayah 3T, Menebar Bahagia Hingga ke Penjuru Negeri

Pembagian daging Kurban di Aceh (Sumber: dokumentasi HFIdn)

Hewan Kurban HF Menjangkau Wilayah 3T, Menebar Bahagia Hingga ke Penjuru Negeri

By Ahmad Masihudin; Vice Chairman HF Indonesia

Takbir menggema dari masjid-masjid, mengalun bersama semangat perayaan Idul Adha. Di banyak tempat, suara sapi dan kambing seolah menjadi bagian dari denyut kebahagiaan hari raya, hari ketika makna pengorbanan diterjemahkan menjadi kepedulian dan berbagi. Namun di balik gegap gempita itu, masih ada wilayah yang jauh dari hiruk pikuk kota, tempat sebagian masyarakat bahkan belum pernah merasakan nikmatnya daging kurban di meja mereka.

Berangkat dari kenyataan tersebut, HF tahun ini mengarahkan fokus distribusi hewan kurban ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), wilayah yang kerap dihuni masyarakat pra sejahtera, termasuk daerah dengan tingkat kerentanan sosial dan persoalan stunting. Di tempat-tempat yang jarang tersentuh distribusi besar, daging kurban bukan sekadar makanan, tetapi menjadi simbol hadirnya harapan dan rasa diperhatikan.

Tidak hanya menjangkau wilayah 3T, HF juga menyalurkan hewan kurban ke lokasi-lokasi terdampak bencana di Aceh Tamiang, serta ke titik-titik program kemanusiaan HF seperti Panti Hasanah Kausar, Klinik Rehmat, dan Rumah Belajar HF di Fakfak dan Sumatra Utara. Tempat di mana kehidupan dan semangat berbagi terus ditumbuhkan.

Bahagianya warga di Timor Tengah Selatan (TTS) saat menerima daging kurban. TTS merupakan salah satu desa yang terisolir di NTT (Sumber: dokumentasi HFIdn)

Tahun ini, amanah besar datang dari para shahibul qurban. Sebanyak 29 sapi dan 3 kambing berhasil dihimpun dan didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Sabu Raijua, Papua Barat, Papua Selatan, Sumatera Utara, hingga Aceh Tamiang dan kabupaten kecil lainnya di 32 wilayah. Rangkaian distribusi ini, sekitar 15.273 penerima manfaat merasakan langsung kehangatan Idul Adha melalui daging kurban yang dibagikan.

Amanah tersebut hadir dari dukungan para shohibul qurban yang mempercayakan kurbannya ke HF Indonesia, HF USA, HF Australia, dan HF Internasional yang juga mendistribusikan hewan kurbannya untuk didistribusikan di wilayah Indonesia. Sebuah kolaborasi lintas negara yang menyatukan kepedulian dalam satu tujuan yaitu menghadirkan kebahagiaan di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian.

Di Kepulauan Sabu Raijua, salah satu penerima manfaat yang merupakan anak yatim piatu di panti asuhan menyampaikan rasa syukurnya dengan sederhana namun menyentuh:

“Senang mendapatkan daging kurban dari HF. Baru pertama kali mendapatkan daging kurban. Mudahan tahun depan ada lagi ya. Terima kasih HF dan selamat Idul Adha.”

Ucapan itu menjadi pengingat bahwa kadang sebuah potongan daging bukan hanya tentang rasa kenyang, tetapi tentang hadirnya rasa memiliki, harapan, dan kebahagiaan yang selama ini dinantikan

Di Papua, Timor Tengah Selatan, NTT, Aceh Tamiang, dan puluhan titik distribusi lainnya, hingga mencapai 32 lokasi penerima manfaat. Masyarakat menanti dengan antusias saat hewan kurban dipotong dan daging dibagikan. Senyum, rasa syukur, dan kebersamaan menjadi pemandangan yang berulang di setiap tempat.

Melalui program HF Berkurban, HF ingin mengajak lebih banyak orang memahami bahwa kebahagiaan Idul Adha tidak seharusnya berhenti di pusat kota. Ia layak tumbuh hingga ke wilayah paling jauh, menjangkau mereka yang membutuhkan, tanpa memandang agama, suku, maupun ras. Sebab pengorbanan yang diajarkan Nabi Ibrahim bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

SERVING MANKIND

head-artikel banjir aceh
ARTICLEDISASTER RELIEF

Humanity First Indonesia Terus Bergerak, Membawa Harapan di Tengah Luka Bencana Sumatra dan Aceh

Relawan berjalan mendistribusikan bantuan ke titip korban bencana di Aceh [HF Indonesia/red.]

Humanity First Indonesia Terus Bergerak,

Membawa Harapan di Tengah Luka Bencana Sumatra dan Aceh

Banjir dan longsor dahsyat yang menghantam Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak akhir November 2025 telah menjadi salah satu bencana paling tragis dalam beberapa tahun terakhir.

Hujan ekstrem yang tak kunjung reda membuat sungai-sungai meluap, bendungan jebol, dan desa-desa terendam hingga atap rumah.

Akibatnya, ratusan ribu warga terpaksa mengungsi dalam kondisi minim penerangan, akses terputus, serta ketersediaan makanan yang sangat terbatas.

Banyak anak mengalami trauma mendalam, sementara para orang tua berjuang mempertahankan hidup di tengah ketidakpastian yang mencekam.

HF Indonesia memberikan trauma healing kepada anak-anak korban bencana. [HF Indonesia/red.]

Hingga 11 Desember 2025, tercatat sekitar 990 jiwa meninggal dunia, lebih dari 5.000 orang luka-luka, dan ratusan lainnya masih dalam pencarian. Hampir 834 ribu warga terpaksa mengungsi, sementara kerusakan meluas mencakup sekitar 157.900 rumah, lebih dari 1.200 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, dan 498 jembatan yang kini tinggal puing.

Di tengah derita itu, Humanity First Indonesia hadir menjadi salah satu organisasi yang melakukan respon tanggap darurat bencana sebagai tumpuan harapan.

Momen membagikan bantuan makanan cepat saji di tengah korban bencana di Aceh. [HF Indonesia/red.]

Relawan-relawan lokal kami di Sumatra Barat dan Sumatra Utara bergerak cepat sejak hari pertama, menembus wilayah terdampak untuk memberikan bantuan darurat.

Dukungan awal diberikan berupa makanan siap santap, perlengkapan bayi, snack, serta layanan trauma healing untuk anak-anak yang paling rentan secara emosional.

Dengan kekuatan 18 relawan di Sumatra Barat dan 15 relawan di Sumatra Utara, total 600 penerima manfaat telah dibantu: 400 orang menerima makanan, 50 keluarga menerima perlengkapan bayi, dan 150 anak mendapatkan terapi trauma serta makanan ringan.

Relawan sedang observasi dan belanja kebutuhan untuk bantuan korban bencana [HF Indonesia/red.]

Kepedulian Sobat Kemanusiaan pun mengalir deras. Hingga 11 Desember 2025 pukul 19.48, donasi untuk Tanggap Darurat Banjir Sumatra mencapai Rp 222.199.314, dan jumlah ini terus bertambah seiring aksi relawan di lapangan.

Respons Humanity First Indonesia terus diperluas. Pada 11 Desember 2025, tim dikirimkan ke Sumatra Utara dan Aceh di wilayah terdampak parah, khususnya di Aceh Tamiang untuk berkoordinasi dengan pos komando utama penanggulangan bencana.

HF Indonesia berkoordinasi dengan BNPB setempat dalam proses distribusi bantuan kemanusiaan. [HF Indonesia/red.]

Humanity First Indonesia diberi mandat membuka dapur umum, menyediakan layanan kesehatan, serta melakukan trauma healing bagi anak-anak.

Insya Allah, dapur umum akan menyajikan 500–1.000 porsi makanan setiap hari sesuai kebutuhan lapangan.

Selain itu, bantuan sembako juga sedang dipersiapkan untuk wilayah Langkat, Sumatra Utara, yang terdampak cukup parah.

Setiap langkah yang kami ambil adalah langkah bersama Anda. Dukungan Anda menghadirkan kekuatan dan harapan baru bagi para penyintas yang sedang berjuang keras untuk bangkit dari masa tersulit dalam hidup mereka.

Teruslah bersama kami. Mari ringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh. Dengan empati, kasih, dan aksi nyata, kita pulihkan harapan mereka, setahap demi setahap, bersama Humanity First Indonesia. [HF Indonesia/red.]